Percakapan Blog

Just another WordPress.com weblog

FORUM PERCAKAPAN III – Pendidikan sebagai Alat Rekayasa Masyarakat

Semua kita rasanya sepakat, pendidikan adalah tangga untuk meraih kehidupan lebih baik. Mencerdaskan kehidupan bangsa menjadi salah satu sendi pendirian negara kita. Sejalan dengan itu, Forum PERCAKAPAN edisi 25 Juni 2009 menghadirkan Rektor Universitas Paramadina, Dr. Anies Baswedan, dengan topik “Pendidikan Sebagai Alat Rekayasa Masyarakat”.

Dipandu Direktur Utama Daya Dimensi Indonesia, Rozan Anwar yang telah menyelesakan program doktor di FISIP UI pada 15 Juni 2009 lalu, Anies Baswedan menyoroti pentingnya memperhatikan aspek makro pengelolaan pendidikan sebagai alat rekayasa sosial. Jika di dua kesempatan sebelumnya peserta forum PERCAKAPAN banyak berasal dari para pengambil keputusan di berbagai perusahaan, maka kali ini juga hadir para pengelola pendidikan, antara lain dari Universitas Indonesia dan Universitas Pelita Harapan. Juga tampak Guru Besar FISIP UI Prof. Dr. Martani Huseini dan Prof. Azhar Kasim, serta pengajar FEUI, Dr. Riga Adiwoso.

Pengelola pendidikan, menurut Anies, seharusnya tidak memandang diri semata-mata sebagai penjual jasa pendidikan. Ia sebaliknya berharap pengelola pendidikan menjadi agen strategis rekayasa masyarakat. Revolusi pendidikan dekade 1950-an, dengan membangun sekolah SMA di tiap ibukota Kabupaten, telah menghasilkan kelompok menengah baru di Indonesia. Mereka inilah yang kemudian melanjutkan ke perguruan tinggi dan terlibat aktif dalam pembangunan pada dekade 1970-an. “Munculah kelompok middle class yang sebelumnya adalah nobodies dengan single name,” katanya. Sebelumnya memang hanya anak-anak dari keluarga terpandang yang bisa menjadi mahasiswa.

Anies melihat tantangan dunia pendidikan beberapa tahun mendatang sungguh berat. Ketika biaya pendidikan semakin mahal, perlu adanya langkah terobosan untuk menciptakan kembali kelompok menengah baru seperti tahun 1950-an. Jika tidak, maka bisa jadi yang mengecap pendidikan tinggi hanya kelompok menegah-atas saja. “Ini akan menjadi bom waktu dan menciptakan ketidakstabilan masyarakat pada 15 sampai 20 tahun ke depan,” kata Anies yang menerapkan sistem bea siswa dengan penglolaan dana abadi di Universitas Paramadina tersebut.

Forum PERCAKAPAN adalah wadah informal yang dibangun DDI sebagai ajang bertukar informasi di lingkungan profesional. Melalui forum inilah, para profesional dapat saling belajar dan berkomunikasi secara positif dalam sebuah hubungan jangka panjang. Materi yang dibahas pun beragam. Semunya bertujuan untuk kemajuan bangsa Indonesia. Sesi pertama April lalu menghadirkan Sayidiman Suryohadiprodjo dengan tema ‘ Rakyat Sejahtera Negara Kuat’, sedangkan kesempatan kedua di Mei 2009 menampilkan George Tahija dalam diskusi masalah kekayaan alam Indonesia dengan tema ‘Land of Waters’. Sampai jumpa dalam forum PERCAKAPAN berikutnya. (Teguh A)

No comments yet»

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: