Percakapan Blog

Just another WordPress.com weblog

FORUM PERCAKAPAN VII – Industri Kreatif di Sekitar Kita

‘Industri Kreatif’ telah menjadi perbincangan hangat akhir-akhir ini. Konsep itu merujuk macam-macam produk dan jasa yang dihasilkan dari olah kreativitas dan inovasi manusia. Wujud industri kreatif beraneka rupa, antara lain karya arsitek, desain berbagai produk, fashion, film, musik dan sebagainya. Mengangkat tema: ‘Lebih Jauh tentang Industri Kreatif,’ Forum Percakapan edisi 19 November 2009, mengundang Rektor Institut Kesenian Jakarta Dr. Wagiono Sunarto, MSc. untuk mendiskusikan perkembangan tersebut di Indonesia,
Diskusi yang dipandu Rainier Turangan tersebut berlangsung hangat. Sumbang saran konstruktif berlangsung sepanjang sesi perbincangan terjadi antar peserta yang memenuhi ‘lounge’ Kantor DDI di Kawasan Mega Kuningan. Maklum, potensi industri kreatif sesungguhnya sangat luar biasa di Indonesia. Ratusan suku bangsa dari Sabang sampai Merauke, yang memiliki adat istiadat sendiri-sendiri, tentu menjadi modal dasar yang tidak ternilai harganya bagi perkembangan industri kreatif. Pada dasarnya, industri kreatif adalah produk penciptaan nilai tambah atas berbagai produk budaya sebagai hasil intektualitas manusia.
Industri ini, menurut Wagiono, tidak memerlukan banyak modal karena sumber dasar industri ini adalah olah pikir manusial. Animator lulusan Seni Grafis Institut Teknologi Bandung (1975) dan master Communicaton Design dari Pratt Institute New York AS (1983), mengambil contoh fenomena larisnya buku ‘Harry Potter’ hasil karya Joanne Katherine Rowling. Didukung infrastruktur yang kuat, antara lain melalui jaringan toko buku ‘Times”, buku “Harri Porter” sempat menguasai bisnis perbukuan di seluruh dunia. “Ketika buku ini terbit, orang lain tidak mampu menduplikasi karya Rowline. Ini adalah hasil kekayaan intektual pengarang yang tidak memerlukan pabrik kecuali biaya makan dan minum dari pengarangnya,” kata Wagiono yang menyelesaikan program doktor pada Program Pascasarjana Departemen Sejarah, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Indonesia (2008).
Industri kreatif sesungguhnya dapat menjadi penggerak ekonomi sebuah negara yang dasyat. Itu sudah ditunjukkan di Inggris atau AS sebagai pengekspor film dan musik ke seluruh sudut dunia. Perusahaan-perusahaan periklanan iklan asal Inggris, mendatangkan devisi yang cukup besar karena beroperasi di seluruh dunia. AS tak terbantahkan menjadi pengekspor utama produk-produk film buatan Hollywood atau musik populer. Walth Disney – yang awalnya hanya memproduksi film kartun telah membangun kekaisaran hiburan, dengan membuat pusat hiburan di seluruh dunia termasuk menjual beragam barang merchandizer.
Sejalan dengan harapan untuk semakin mendorong perkembangan industri kreatif di Indonesia, panitia ‘Percakapan’ yang bisanya berpakaian jas lengkap, pada edisi kali ini sepakat mengenakan baju batik sebagai salah satu contoh warisan budaya Indonesia yang berpotensi untuk terus dikembangkan di manca negara. Kreativitas ‘Percakapan’ edisi ini juga tercermin dengan tampilnya ‘Dimensioner Voices.’ Kelompok vokal yang digawangi trio Ghita A. Utoyo, Aloysia Alfra Phalestie, dan Diah Arum Witasari dari Divis LDS (Learning Development Services) memukau peserta diskusi melalui sejumlah lagu populer.
‘Balai Pustaka’ juga berpartisipasi dalam even ini. Melalui upaya merevitalisasi sejumlah karya klasik sastrawan Indonesia, penerbit milik negara tersebut memamerkan serie novel dengan kemasan yang lebih mewah. Tujuannya tentu saja agar dapat mendapat perhatian hangat dari peminat sastra. Seri buku klasik ‘ Indonesian Cultural Heritage’ yang ditampilkan, mencakup: ‘Azab dan Sengsara’ (Merari Siregar), ‘ Salah Pilih ( Nur sutan Iskandar), ‘Sitti Nurbaya’ (Marah Rusli), ‘Dari Ave Maria ke Jalan Lain ke Roma’ ( Idrus), ‘Layar Terkembang’ (Sutan Takdir Alisjahbana), ‘Atheis’ (Achdiat K. Mihardja), ‘Salah Asuhan’ (Abdoel Moeis), dan ‘Habis Gelap Terbitlah Terang’ (RA Kartini, diterjemahkan oleh Armijn Pane). (Teguh A. )

No comments yet»

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: