Percakapan Blog

Just another WordPress.com weblog

FORUM PERCAKAPAN VIII – Tentang Permasalahan Sosial Budaya, Sekarang, dan Nanti….

GM – demikian Goenawan Mohamad biasa akrab di sapa, menutup ‘Forum Percakapan’ Daya Dimensi Indonesia di penghujung 2009, tepatnya pada Senin, 21 Desember 2009. Percakapan beruntung kedatangan sastrawan sekaligus budayawan sekelas GM. Paling tidak, itu yang dirasakan para undangan yang memenuhi Lobi Kantor Taman B.3 sore itu. Mereka umumnya mengaku sebagai pembaca setia ‘Catatan Pinggir’ – nama kolom yang ditulis GM tiap pekan di majalah berita mingguan ‘Tempo.’

Berbincang dengan sosok multidimensi sekelas GM memang mengasyikkan. Obrolan tidak hanya berkaitan seputar masalah seni dan budaya. Diskusi pun melebar ke dialog filosofis soal politik dan kenegaraan. Karena yang hadir umumnya pegelola berbagai organisasi bisnis, perbincangan pun menyerempet masalah pembangunan budaya perusahaan. GM yang pernah menjabat Pemimpin Redaksi majalah berita mingguan ‘TEMPO’ (1974 – 1995) dan (1998-1999) fasih menjawab persoalan itu. Berbagai kiat ia buka tentang bagaimana ia bersama seluruh awak ‘Tempo’ secara terus menerus ‘berantem’ membangun budaya perusahaan di majalah nomor satu di era Orde Baru tersebut.

Mengingat luasnya cakupan tema seni dan budaya, penyair kelahiran Batang Jawa Tengah, 29 Juli 1941, tersebut mengawali obrolan dengan mengangkat pentingnya keragaman di Indonesia. Kebhinekaan, tegas cendekiawan adalah fondasi bangunan bangsa Indonesia. GM sendiri tercatat pernah mengenyam pendidikan di Fakultas Psikologi Universitas Indonesia (1960-1964), Collage d’Europe Bruggers Begia (1965-1967), dan Nieman Fellow at Harvard University AS (1989-1990). Sejak 1971, GM produktif menulis sejumlah buku fikso dan non fiksi antara lain: ‘Parikesit’ (1971), ‘Interlude’ (1976), ‘Asmaradana’ (1992), ‘Kesusastraan dan Kekuasaan’ (1993), ‘Misalkan Kita di Sarajevo’ (1998), ‘Conversations with Difference’ (2002), dan ‘Tuhan dan Hal-hal yang Tak Selesai’ ( 2007).

Kegundahan GM diawali dengan mengkritisi contoh sejumlah kebijakan publik di beberapa daerah. Di Aceh ada larangan pentas Tari Barongsai. Sementara pelarangan pembangunan patung Sultan Banten terjadi Banten. Gejala ini sangat merisaukan GM. Ia melihatnya ada gejala penyeragaman di bangsa ini. Kekayaan bangsa Indonesia, tegas GM bukan mululu luas wilayah tetapi justru adanya keragaman budaya masyarakat yang mendiami wilayah itu. Berbeda dengan Malaysia atau Singapura yang tersusun atas sejumlah kultur, bangsa Indonesia tersusun atas interkultur. Bangsa-bangsa yang mendiami Indonesia saling membaur dan mempengaruhi satu sama lain. Dengan demikian, nilai-nilai ke-Indonesiaan terus terjadi seiring dengan perjalanan bangsa ini. “ Pembuat kebijakan publik itu rupanya tidak sadar. Jika mereka menafikkan keragaman, maka akan dicekik keseragaman,” pesan GM.

Kegalauan GM bukan tanpa dasar. Di berbagai daerah, ada kecenderungan penguatan identitas sempit kedaerahan. Penguatan identitas kedaerahan, urai GM, misalnya dengan alasannya pengembangan jati diri lokal, tanpa disadari akan menguatkan stereotype masyarakat tertentu. Jika gejala ini terus menerus berlangsung, akan terjadi proses rasioalisasi dan berakhir dengan fanatisme sempit. Bila tidak dikelola dengan baik, tidak mustahil memunculkan konflik dan kekerasan. “Pembinasaan kemanusiaan tinggal menunggu waktunya,”katanya.

Semoga keresahan GM tidak terjadi di Indonesia tercinta ini. Di tengah tekanan politik yang makin meninggi, Mengakhiri penghujung 2009 untuk segera masuk gerbang 2010, semoga kedewasaan bangsa Indonesia dalam mengelola keberagaman semoga makin mantap. Selamat tahun baru bagi Anda semua. Semoga kesehatan dan kesuksesan tetap menyertai derap bisnis Anda sekalian. (Teguh A)

No comments yet»

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: