Percakapan Blog

Just another WordPress.com weblog

FORUM PERCAKAPAN X – Menghadapi Era Perdagangan Bebas ASEAN-Cina, Haruskah Kita Takut?

Pelajaran sejarah ratusan tahun silam telah mengajarkan bangsa Indonesia untuk menjalin perdagangan dengan negara-negara tetangga. Saudagar nusantara telah menjalin hubungan erat dengan partner mereka dari India dan China. Namun, di era modern, hubungan dagang langsung dengan China daratan sempat terputus. Diduga mendukung gerakan komunis di Asia Tenggara, termasuk Indonesia; rejim Orde Baru memutuskan hubungan diplomatik dengan negara terpadat di dunia ini sehingga hubungan dagang harus melewati negara ketiga.

China tak terbantahkan menyimpan potensi ekonomi luar biasa. Memasuki milenium ke-21, negara-negara ASEAN dan China telah memasuki era pasar bebas. Ekonom Faisal Basri menjelaskan, inti dari kebijakan ini adalah bagaimana antara kedua kawasan dapat mengatasi
hambatan perdagangan yang ada termasuk untuk mengatasi perompak di Selat Malaka. Masak jaman modern takut dengan china. Ini tragedi berabad-abad.

Penjelasan Pak Faisal di atas adalah sebagian kecil dari analisis ekonomi yang dikemukakannya dalam ‘Forum Percakapan’ edisi 23 Maret 2010. Mengambil tema: ‘Menghadapi Era Perdagangan Bebas ASEAN-Cina, Haruskah Kita Takut?’, alumnus FE UI 1985 dan master dari Vanderbilt University USA (1988) ini pun menjelaskan secara gamblang melalui angka-angka betapa menguntungkannya berdagang secara langsung dengan China bagi Indonesia. Dipandu Triatmoko Nugroho Jati – konsultan senior Daya Dimensi Indonesia, audien yang sebagian besar pelaku aktif bisnis nampak antusias menyimak uraian yang bisa jadi menjadi peluang bisnis menguntungkan.

Statistik perdagangan menunjukkan, ekspor Indonesia ke China naik dari 7,7 persen menjadi 8.9 persen. Nilainya meningkat sebesar 3,4 miliar dolar AS. Sebaliknya impor Indonesia dari China turun dari 14,9 persen menjadi 13,5 persen. Volumenya mencapai 1,7 milyar dolar AS. China adalah mitra dagang utama dan tujuan ekspor penting Indonesia nomor tiga, setelah Jepang dan Amerika Serikat. “Tidak usah teori-teori ekonomi canggih. Itu bisa dilihat dari potensi pasar kedua negara. Ini memang hukum alam lebih menguntungkan berdagang dengan tetangga. Dulu, kita sok dan lebih suka berdagang sama Eropa, Amerika, atau Jepang,” papar Chief of Advisory Board Indonesia Research and Strategic Analysis (IRSA) sejak 2007.

Mengapa pasar bebas (free trade area) menguntungkan negara-negara yang terlibat di dalamnya? Inilah penjelasan Pak Faisal. Akibat praktik free trade area, volume perdagangan di dalam kawasan itu akan naik akibat adanya perpindahan sumber biaya perdagangan dengan harga yang lebih murah antar negara. Pengaruh terhadap industri di Indonesia, menurut Pak Faisal, tidak ada. Yang terjadi adalah perbedaan barang dan jasa yang beredar di pasar Indonesia. sebagai contoh, jika dahulu hand phone dengan merek Nokia begitu mendominasi pasar Indonesia, maka sekarang diganti produk China, misalnya merek Nexian. “Jadi tidak ada pengaruh apa-apa. Konsumen Indonesia justru dapat barang dengan volume lebih banyak dan harga lebih murah, paparnya.

Hanya saja, Pak Faisal mengakui praktik free trade area membuat industri Indonesia yang memang tidak kompetitif tidak memiliki hak untuk hidup. Perusahaan-perusahaan semacam inilah umumnya diproteksi melalui lobi-lobi politik. Pak faisal mengakui setiap kebijakan akan menghasilkan loser dan winner. Adalah tugas negara untuk mendistribusikan dari winner ke loser melalui mekanisme kompensasi yang harus ditingkatkan, khususnya terhadap sektor-sektor yang menjadi sumber penghidupan rakyat banyak. “Adalah tugas pemerintah untuk memikirkan efek free trade area terhadap kesejahteraan, pendapatan masyarakat, lapangan kerja, nilai tambah dan sebagainya,” katanya. [Teguh A.]

No comments yet»

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: